Sikat Gigi Pagi Malam


PANDUAN MENYIKAT GIGI PAGI DAN MALAM BERDASARKAN UMUR

Cukup sulit memang mengetahui secara pasti apa saja yang harus dilakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut anak Anda, dan kapan tepatnya proses perawatan itu harus mulai dilakukan. Satu hal yang pasti, merawat gigi dan mulut anak dengan baik sedini mungkin akan mempermudah kehidupan mereka di kemudian hari.

 

Panduan ini akan memberi informasi tentang apa yang sebenarnya harus dilakukan disetiap tahap usia anak Anda. Panduan ini menyediakan saran-saran agar anak Anda mendapatkan hasil terbaik dalam perawatan gigi dan mulut. Memastikan gigi terhindar dari kerusakan dan senyum indah akan terkembang seumur hidup kita.

Panduan 1: anak usia 1 – 3 tahun

Panduan 1: anak usia 1 – 3 tahun

 

 

 

APA YANG TERJADI ?

Pertumbuhan Gigi

Biasanya, gigi pertama akan muncul di saat bayi berumur 5 hingga 8 bulan, walau pada sebagian bayi mengalami keterlambatan sampai di umur 12 bulan. Gigi akan terus tumbuh hingga berjumlah 20 di saat bayi berumur 3 tahun.

Ketika gigi tumbuh, gusi pada bayi akan terasa nyeri dan sakit disebabkan dorongan gigi. Biasanya ditandai juga dengan emosi bayi yang tak stabil dan sulit tidur. Bayi akan mulai mengunyah mainan ataupun jemari mereka dan akan lebih banyak mengeluarkan air liur. Bila bayi Anda demam, sebaiknya periksakanlah ke dokter anak.

Bila bayi terlihat tak nyaman atau kesakitan, ada cara-cara sederhana yang dapat dilakukan. Untuk menenangkan bayi, cobalah beri mereka sesuatu yang aman untuk di gigit seperti cincin tumbuh gigi (simpan terlebih dahulu di kulkas agar dingin). Rajinlah membersihkan mulut bayi dengan kain bersih halus beberapa kali sehari untuk mengurangi bakteri diseputar gusi tempat gigi yang baru tumbuh.

Kembali ke atas

Masalah yang umum terjadi

  • Sindrom botol bayi adalah kebiasaan yang dapat merusak gigi bayi dan anak-anak. Hal ini terjadi karena gigi terkena cairan manis seperti jus dan susu (bahkan ASI yang diperas) secara terus-menerus dalam jangka waktu yang panjang. Masalah muncul karena bayi dibiarkan tertidur dengan mengedot botol berisi jus ataupun susu. Gigi tergenangi oleh cairan tersebut sepanjang malam, dan memungkinkan bakteri menggerogoti gigi dan berujung pada kerusakan gigi. Solusi terbaik adalah dengan tidak membiarkan bayi mengedot botol susu menjelang tidur atau isilah hanya dengan air putih. Dengan alasan yang sama, jangan pula memberikan mereka dot yang telah dicelupkan ke sesuatu yang manis.

 

 

Kembali ke atas

  • Dot dan menghisap jempol, memang tidak menimbulkan masalah di awal-awal tahun sebelum gigi tetap anak muncul. Menghisap adalah panggilan naluriah dari bayi, banyak ahli berpendapat kalau kebiasaan menghisap tidak menimbulkan masalah pada bayi, gunakanlah dot yang bersih dan tidak rusak serta jangan mengikatnya pada leher bayi. Namun bila kebiasaan bayi menghisap dot dan jari dibiarkan terlalu lama, ada kemungkinan akan menyebabkan gangguan pada perkembangan gigi tetapnya. Gigi akan tumbuh ke arah yang salah. Bila Anda khawatir terhadap kebiasan mwnghisap mereka ini, berkonsultasilah ke dokter.

Kembali ke atas

APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Terkadang Anda bisa menjadi sangat bingung tentang apa yang harus dilakukan dan kapan tepatnya harus dilakukan perawatan gigi dan mulut anak. Terbiasa merawat kesehatan gigi dan mulut sedini mungkin dapat mempermudah kehidupan anak-anak di kemudian hari. Dan pastinya kesehatan mulut dan gigi akan terjaga sampai di usia senja.

 

Kesehatan gigi dan mulut

Anda sudah harus mulai membersihkan gusi dan gigi bayi di saat gigi-gigi mereka mulai tumbuh. Tujuannya bukan hanya untuk membersihkan sisa makanan dan bakteri, tapi juga membiasakan menyikat gigi sebagai rutinitas keseharian anak.

  • Bersihkan gigi dan gusi bayi dengan lembut setiap pagi dan malam, gunakan bahan lembut, basah atau dengan sikat gigi khusus bayi. Bersihkan sisa makanan dan minuman dengan pasti dan pastikan gigi mereka telah bersih sebelum mereka tidur. ( lihat keatas: Sindrom botol susu).
  • Terkadang lebih mudah memangku kepala bayi atau anak kecil dan menyikat gigi mereka dari belakang. Anda bisa sambil bermain lihat-lihatan dengan wajah yang terbalik.
  • Sebenarnya penggunaan sikat gigi belumlah penting bagi anak dibawah usia 2 tahun. Ketika gigi belakang bayi mulai tumbuh, barulah pergunakan sikat gigi khusus bayi yang lembut. Kegiatan ini juga akan menumbuhkan kebiasaan masuknya sikat gigi kedalam mulut mereka. Dengan harapan, di kemudian hari Anda tidak akan mengalami kesulitan menyikat gigi mereka.
  • Bila memungkinkan, bawalah anak Anda menemui dokter gigi secepatnya. Saat anak berusia sekitar 1 tahun adalah waktu yang tepat, agar dokter gigi dapat memantau pertumbuhan gigi anak serta memberikan informasi tambahan yang mungkin perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi anak.

 

Kembali ke atas

 

Diet Sehat

Kebiasaan mengonsumsi makanan-makanan sehat dapat menjaga kesehatan gigi dan gusi.

  • Jangan isi botol susu anak Anda selain dengan susu atau air putih. Minuman jus atau minuman peras adalah zat yang mengandung cairan asam dan gula, yang berpotensi merusak gigi anak.
  • Jadilah panutan yang baik, bayi tak mengerti tentang manisan ataupun minuman bersoda; tapi mereka mencontoh orang-orang disekitar mereka. Kemungkinannya adalah, bila anda mengonsumsi makanan yang baik, maka anak Anda akan menirunya.
  • Menghindari segala makanan yang dapat merusak gigi memang terkadang membosankan, sekali waktu boleh juga mengonsumsi makanan tersebut; kuncinya adalah menjaga keseimbangan. Nikmatilah makanan yang berpotensi merusak gigi (makanan manis-manis) sebagai bagian dari makanan anda, bukan mengkonsumsinya di sela-sela waktu makan, serta batasi makanan yang paling merusak seperti yang lengket-lengket dan makanan penuh gula. Sebagian anak memerlukan kudapan untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang mereka, namun batasilah agar mereka tak mengonsumsinya sehari-harian penuh. Bila anak telah cukup dewasa, pastikan anda memberi mereka cemilan yang penuh nutrisi dan memenuhi unsur kesehatan seperti sayuran, yogurt dan buah-buahan, karena unsur tersebut lebih baik untuk kesehatan mulut mereka. Khususnya makanan yang mengandung unsur kalsium untuk membantu pertumbuhan gigi mereka.
  • Tentu saja, sangat tidak mungkin dan membosankan bila menghindari semua makanan yang berpotensi untuk merusak gigi. Sekali waktu kita pasti ingin mengonsumsi makanan-makanan tersebut. Kuncinya adalah keseimbangan. Nikmatilah makanan-makanan itu sebagai bagian dari makanan Anda, bukan mengonsumsinya di sela-sela waktu makan. Batasi makanan yang dapat merusak gigi, seperti yang lengket-lengket dan makanan yang manis.

 

Kembali ke atas

 

 

 

Klik disini untuk kembali ke daftar artikel

Panduan 2: anak usia 3 – 6 tahun

Panduan 2: anak usia 3 – 6 tahun

 

 

 

 

Apa yang terjadi?

Memasuki usia 3 tahun, anak seharusnya telah memiliki 20 gigi susu. Di saat itu juga, gigi tetap mereka mulai dibentuk di rahang dibawah gusi. Gigi tetap pertama akan muncul ketika mereka memasuki usia sekitar 6 tahun.

 

Kenapa gigi susu itu penting?

Banyak orang beranggapan bahwa keberadaaan gigi susu tidaklah penting dikarenakan gigi-gigi tersebut akan tanggal dengan sendirinya. Yang paling penting adalah menjaga agar gigi tetap tumbuh dengan baik. Perlu diketahui, ini adalah pengertian yang salah. Gigi susu memiliki beberapa peran penting:

  • Gigi susu berperan penting di dalam memperkenalkan bagaimana mencerna makanan: mengunyah, menggigit dan menghancurkan.
  • Gigi susu berperan sebagai pemandu jalan bagi pertumbuhan gigi tetap; yakni dengan cara menjaga jarak antar gigi, gigi susu juga membantu memastikan gigi tetap tumbuh di tempat yang benar. Bila gigi anak mengalami kerusakan hingga akhirnya tanggal, kemungkinan besar gigi tetap tidak tumbuh tepat di tempatnya.
  • Gigi susu juga bisa mempengaruhi pembentukan dan perkembangan rahang.

 

Kembali ke atas

MASALAH YANG UMUM TERJADI

Kerusakan gigi

  • Gigi anak rentan terhadap kerusakan (terutama bila anak mengonsumsi makanan manis dan lengket), karena lapisan email pada gigi anak belumlah sekeras email pada gigi orang dewasa.
  • Bila Anda menjaga kebersihan gigi anak dengan menyikatnya 2 kali sehari setiap pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur menggunakan pasta gigi berfluoride maka kemungkinan gigi mereka mengalami kerusakan akan menurun. Dan bila Anda merasa anak mengalami kerusakan gigi (terlihat dari noda pada gigi) atau bila mereka merasakan sakit, maka Anda sebaiknya segera mengunjungi dokter gigi.
  • Penyakit dan kerusakan pada gigi susu dapat menular kepada gigi tetap seiring dengan pemunculan gigi tetap.
  • Gigi susu geraham biasanya tidak tanggal hingga anak berusia 10 – 12 tahun, jadi banyak waktu untuk menularkan kerusakan pada gigi tetap yang telah tumbuh karena letaknya yang berdekatan.
  • Bila menyebar ke akar gigi, maka infeksi pada gigi susu dapat merusak gigi tetap yang terletak persis dibawahnya.

 

Kembali ke atas

 

Mengisap jempol

  • Bila anak Anda masih suka mengisapi jari jempolnya di akhir periode usia ini, maka sebaiknya Anda mulai membujuknya untuk menghentikan kebiasan tersebut. Menghentikan kebiasaan ini memang cukup sulit, cobalah untuk tidak membuat anak menjadi traumatik. Anda dapat memulai dengan lebih memperhatikan kebiasaan mereka ini dan membantu mereka untuk berhenti ketika mereka siap untuk menghentikan sendiri kebiasaan tersebut. Bila anak masih menghsapi jempol ketika gigi tetapnya telah tumbuh, posisi pertumbuhan gigi akan terganggu. Segera pergi ke dokter bila keadaan mulai mengkhawatirkan.

 

Kembali ke atas

KENDALA KESEHATAN MULUT DAN GIGI

Anak saya tak memperbolehkan saya menyikati giginya.

Merasa kesulitan meyikati gigi anak Anda? Tenang… hal ini sangat biasa terjadi. Langkah-langkah berikut mungkin bisa membantu:

  • Kurangi pertentangan dengan anak ketika menyikat gigi dengan menciptakan suasana yang menyenangkan sepanjang menyikat gigi. Silahkan lihat daftar Tips dan Trik untuk melihat saran.
  • Lakukanlah kegiatan menyikat gigi secara bersama-sama, agar anak dapat melihat bagaimana kita melakukannya
  • Terangkan dengan hati-hati tentang apa yang dilakukan dan kenapa Anda menyikat gigi. Berilah alasan yang bisa diterima akal mereka, misalnya gigi yang kuat dapat menjadikan mereka seperti tokoh jagoannya.
  • Pastikan menyikat gigi menjadi bagian sehari-hari anak Anda, bukan sesuatu yang bisa dilakukan kapan saja semau mereka. Kenapa Anda tidak mencoba menggunakan Perjanjian Menyikat Gigi dan Catatan Harian Gigiku agar menginspirasi anak menyikat gigi 2 kali sehari? (Perjanjian Menyikat Gigi dan Catatan Harian Gigiku dapat didownload dari website ini)

 

Kembali ke atas

 

Anak saya tak suka rasa pasta gigi

  • Pastikan Anda menggunakan pasta gigi khusus untuk anak-anak. Karena pasta gigi ini dirancang khusus dengan rasa yang lebih lembut.
  • Bila anak tidak menyukai rasa pasta gigi yang biasa, cobalah membeli beberapa pasta gigi dengan rasa yang berbeda-beda untuk membujuk mereka. Jika belum berhasil juga, sikatlah gigi anak Anda hanya dengan menggunakan air. Berangsur-angsur perkenalkanlah kembali pasta gigi kepada mereka. Karena unsur fluoride pada pasta gigi sangat penting untuk menguatkan gigi.
  • Jangan pernah putus asa, beberapa anak memerlukan waktu sedikit lebih lama untuk terbiasa dengan rasa pasta gigi. Melihat saudara atau teman seumuran yang menikmati rasa pasta gigi, terkadang cukup ampuh untuk membuat mereka mau melakukan hal yang sama.

 

Kembali ke atas

APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Kesehatan mulut dan gigi

Hal terpenting yang dapat Anda lakukan adalah menyikati gigi anak setidaknya 2 kali sehari di pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur menggunakan pasta gigi berfluoride.

  • Memasuki umur ini, anak sudah dapat menggenggam sikat giginya sendiri dan menyikat giginya sendiri. Namun mereka belumlah memiliki kemampuan untuk menyikat gigi secara efektif sehingga masih membutuhkan bantuan.
  • Bantulah anak dengan memberikan mereka sikat gigi khusus untuk anak-anak karena dirancang dengan bulu sikat yang lembut dan kepala sikat yang kecil untuk memudahkan menyikat mulut anak yang kecil.
  • ISebaiknya menggunakan pasta gigi khusus anak karena kadar fluoride yang sesuai untuk anak seusia mereka juga memiliki rasa yang disukai anak. Jangan menggunakan pasta gigi terlalu banyak.
  • Buatlah agar anak menyikat gigi mereka sendiri sambil Anda menerangkan manfaat menyikat gigi. Anda harus memastikan kalau semua gigi telah bersih.
  • Bersihkan gigi dan gusi dengan lembut.
  • Bersihkan juga lidah anak menggunakan sikat gigi mereka. Plak dan bakteri banyak berkumpul lidah bagian atas, jadi sebaiknya tidak meninggalkan menyikat lidah ketika menyikat gigi.
  • Kunjungi dokter gigi untuk berkonsultasi lebih lanjut tentang cara membersihkan gigi anak.

 

Kembali ke atas

 

Diet Sehat

Pola makan yang baik dapat membantu mempertahankan kesehatan gigi dan gusi.

  • Jadilah contoh yang baik, anak tak begitu saja mengerti makanan manis atau minuman bersoda; mereka mencontoh orang disekitar mereka. Bila Anda mengonsumsi makanan yang baik, maka anak Anda akan menirunya.
  • Memang sulit untuk menghindari semua makanan yang memiliki kencenderungan merusak gigi; kuncinya adalah menjaga keseimbangan. Nikmatilah makanan yang tersebut sebagai bagian dari makanan Anda, bukan mengonsumsinya di sela-sela waktu makan, batasi pula makanan yang paling merusak seperti yang lengket-lengket, makanan manis dan minuman bersoda.
  • Sebagian anak memerlukan kudapan untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang mereka. Tapi jangan biarkan mereka mengonsumsinya sepanjang hari. Bila anak telah cukup dewasa, pastikan Anda memberi mereka kudapan yang penuh nutrisi dan memenuhi unsur kesehatan seperti sayuran, yogurt dan buah-buahan, karena baik untuk kesehatan mulut mereka. Terutama makanan yang mengandung unsur kalsium untuk membantu pertumbuhan gigi mereka.

 

Kembali ke atas

 

 

Klik disini untuk kembali ke daftar artikel.

Panduan 3: Anak 6 – 12 tahun

Panduan 3: Anak 6 – 12 tahun

 

 

 

 

APA YANG TERJADI?

Periode 6 tahun ini menandai dimulainya masa gigi campuran yang tumbuh berdampingan di dalam mulut.

  • Gigi susu akan mulai goyang dan tanggal disepanjang periode ini. Akar gigi akan secara berangsur terlepas seiring kesiapan gigi susu untuk tanggal (atau bisa dicabut dengan lembut).
  • Gigi tetap akan tumbuh sepanjang periode ini. Sangatlah penting untuk tetap menjaga kebersihan gigi tetap yang baru tumbuh, karena gigi tetap ini belum sempurna dan mudah terserang kerusakan.
  • Diusia 6 tahun, gigi geraham adalah gigi tetap pertama yang akan tumbuh. Letaknya dibelakang sehingga sulit dijangkau dan mudah terlupakan. Padahal penting agar gigi ini tetap dijaga kebersihannya karena gigi inilah yang rawan berlubang.
  • Mencapai usia 12 tahun, gigi susu terakhir biasanya telah tanggal dan anak telah memiliki ke-28 set gigi tetapnya. 4 gigi tetap yang terakhir dikenal dengan nama gigi sulung dan bungsu, biasanya tumbuh antara usia 18 hingga 25 tahun.

 

Kembali ke atas

MASALAH YANG UMUM TERJADI

Kerusakan gigi

  • Menjaga kesehatan dan kebersihan mulut sangatlah penting terutama di fase gigi campuran ini. Keberadaan gigi campur menjadikan gigi dalam keadaan rentan. Apalagi bila ditambah dengan mengonsumsi makanan yang manis-manis dan lengket.
  • Bila Anda menjaga kebersihan gigi anak dengan menyikatnya 2 kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride maka kemungkinan gigi mereka mengalami kerusakan akan menurun. Dan bila anak Anda mengalami tanda-tanda kerusakan gigi (terlihat dari noda pada gigi) atau bila mereka merasakan sakit, sebaiknya segera mengunjungi dokter gigi.
  • Penyakit dan kerusakan gigi susu dapat menular kepada gigi tetap seiring dengan pemunculan gigi tetap. Gigi susu geraham biasanya tidak tanggal hingga anak berusia 10 – 12 tahun, jadi banyak waktu untuk menularkan kerusakan gigi kepada gigi tetap yang telah tumbuh karena letaknya berdekatan.
  • Bila menyebar ke akar gigi, maka infeksi pada gigi susu dapat merusak gigi tetap yang terletak persis dibawahnya.
    Kembali keatas

 

Kembali ke atas

KENDALA KESEHATAN MULUT DAN GIGI

Anak saya tak mau menyikati gigi.

Bila anak Anda tak mau menyikat gigi, ikutilah tips berikut ini:

  • Kurangi pertentangan dengan anak ketika menyikat gigi dengan menciptakan suasana yang menyenangkan sepanjang menyikat gigi. Silahkan lihat Tips dan Trik sebagai contoh dari saran ini.
  • Sikatlah gigi Anda juga, agar anak dapat melihat dan mencontoh Anda.
  • Terangkan dengan sabar kenapa menyikat gigi itu penting. Berilah alasan yang masuk ke akal mereka, sesuai dengan umurnya. Gigi yang kuat mungkin dapat menjadi hal yang ingin diikuti bagi anak usia 6 tahun yang sedang gemar-gemarnya dengan super hero, namun untuk anak yang lebih dewasa alasan yang diberikan mungkin agar penampilan mereka menjadi lebih baik serta memiliki nafas yang segar seiring dengan munculnya kepedulian mereka terhadap diri sendiri.
  • Pastikan menyikat gigi menjadi bagian sehari-hari anak Anda, bukan sesuatu yang bisa dilakukan atau tidak kapan saja mereka mau. Kenapa Anda tidak mencoba Perjanjian Menyikat Gigi dan Catatan Harian Gigiku yang kami buat untuk menginspirasi anak menyikat gigi mereka 2 kali sehari? (Perjanjian Menyikat Gigi dan Catatan Harian Gigiku dapat didownload di website ini)

 

Kembali ke atas

 

Anak saya tak suka dengan rasa pasta gigi

  • Bila anak tidak menyukai rasa pasta gigi yang biasa, cobalah pasta gigi yang memiliki rasa yang mereka sukai seperti orange dan strawberry. Unsur fluoride pada pasta gigi sangat penting untuk menguatkan gigi, terutama disaat gigi tetap anak mulai tumbuh.

 

Kembali ke atas

APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Kesehatan mulut dan gigi

Hal yang terpenting adalah memastikan kalau anak-anak Anda menyikat gigi 2 kali sehari setiap pagi hari setelah sarapan dan sebelum tidur menggunakan pasta gigi berfluoride

  • Diumur ini anak telah bisa menyikat giginya sendiri, walau demikian Anda harus tetap membantu mereka dengan membuat menyikat gigi menjadi kebiasaan yang akan terus mereka lakukan seumur hidup.
  • Anda harus memotivasi anak untuk menyikat gigi setiap pagi hari setelah sarapan dan malam hari sebelum tidur karena penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan mulut di usia dini. Gigi campuran yang tak merata ini membuat gigi anak rentan terhadap kerusakan gigi. kerusakan juga kemungkinan besar terjadi karena kesukaan anak mengkonsumsi makanan-makanan manis dan lengket.
  • Gunakanlah sikat gigi khusus untuk anak-anak karena dirancang dengan bulu sikat yang lembut dan kepala sikat yang kecil untuk memudahkan menyikat mulut anak yang kecil.
  • Gunakanlah takaran pasta gigi yang normal. Anda sudah bisa memberikan pasta gigi orang dewasa. Namun bila mereka tak menyukai rasanya, Anda boleh menggantinya lagi dengan pasta gigi khusus anak usia 6 – 12 tahun yang memiliki rasa lembut dengan takaran fluoride yang disesuaikan.
  • Terangkan kepada anak bagaimana cara menyikat gigi serta alasan penting menyikat gigi secara teratur. Periksalah apakah mereka telah menyikat dengan baik dan sarankan kepada mereka untuk menggunakan alat pengukur plak agar mereka bisa melihat sendiri bagian gigi yang terlewatkan.
  • Bantu anak Anda menyikat giginya dengan lembut, jangan melupakan untuk menyikat gusi.
  • Bantu anak Anda untuk menyikat secara sistematis. Mulailah dari gigi yang ujung belakang hingga yang paling depan. Bagian luar terlebih dahulu baru yang bagian dalam. Perlahan mereka akan menguasainya.
  • Ingatkan mereka untuk menyikat bagian gigi untuk menggigit, karena disitulah wilayah rentan dan kemungkinan besar terjadinya pembusukan gigi. Sulit untuk menjaga bagian ini bila ukuran gigi tak sama besar.
  • Anda juga harus memotivasi anak untuk membersihkan lidah mereka menggunakan sikat gigi. Banyak plak dan bakteri yang tinggal di atas lidah, maka sebaiknya dibersihkan secara teratur seperti halnya gigi.
  • Bicarakan pada dokter gigi Anda untuk informasi lebih lanjut tentang menjaga gigi anak agar tetap bersih.

 

Kembali ke atas

 

Diet Sehat

Kebiasaan mengonsumsi makanan sehat dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi.

  • Jadilah contoh untuk anak Anda, mereka biasanya ingin memakan makanan yang sama seperti teman-teman mereka, tapi Anda pun masih bisa mempengaruhi mereka, maka berilah contoh yang baik. Bila anda mengonsumsi makanan yang sehat di rumah, anak akan merasa terbiasa dengan makanan tersebut.
  • Memang sulit untuk menghindari semua makanan yang memiliki kencenderungan merusak gigi ; kuncinya adalah menjaga keseimbangan. Nikmatilah makanan yang seperti itu sebagai bagian dari makanan Anda, bukan mengonsumsinya di sela-sela waktu makan. Batasi pula makananan yang paling merusak seperti yang lengket-lengket, makanan manis dan minuman bersoda.
  • Sebagian anak memerlukan kudapan untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang mereka, tapi jangan biarkan mereka mengonsumsinya sepanjang hari. Bila anak telah cukup dewasa, pastikan Anda memberi mereka kudapan yang penuh nutrisi dan memenuhi unsur kesehatan seperti sayuran, yogurt dan buah-buahan, karena baik untuk kesehatan mulut mereka. Terutama makanan yang mengandung unsur kalsium untuk membantu pertumbuhan gigi mereka.
  • Anak Anda akan sering makan di luar rumah, terutama di siang hari. Terangkan kepada mereka pentingnya tidak mengonsumsi makanan dan minuman yang dapat merusak kesehatan mulut, dan untuk menyikat gigi mereka 2 kali sehari, agar mereka bisa memiliki gigi dan gusi yang sehat.

 

Kembali ke atas

 

 

Klik disini untuk kembali ke daftar artikel

Panduan 4: anak 12 tahun ke atas

Panduan 4: anak 12 tahun ke atas

 

 

 

Apa yang terjadi?

  • Usia 12 tahun adalah masa dimana gigi susu terakhir biasanya bertahan, setelah itu, anak hanya memiliki gigi tetap di dalam mulut mereka, yaitu gigi orang dewasa.
  • Memasuki usia 14 tahun, umumnya anak telah memiliki 28 dari 32 gigi tetap.
  • 4 gigi tetap yang terakhir tumbuh (dikenal juga dengan gigi bungsu) biasanya muncul ketika anak berusia antara 18 – 25 tahun.

 

Kembali ke atas

MASALAH YANG UMUM TERJADI

Kerusakan gigi

  • Gigi anak rentan terhadap kerusakan (terutama bila anak mengonsumsi makanan manis dan lengket), karena lapisan email pada gigi anak belumlah sekeras email pada gigi orang dewasa.
  • Bila Anda menjaga kebersihan gigi anak dengan menyikatnya 2 kali sehari setiap pagi hari setelah sarapan dan malam sebelum tidur menggunakan pasta gigi berfluoride maka kemungkinan gigi mereka mengalami kerusakan akan menurun. Dan bila Anda merasa anak mengalami kerusakan gigi (terlihat dari noda pada gigi) atau bila mereka merasakan sakit, maka Anda sebaiknya segera mengunjungi dokter gigi.

 

Kembali ke atas

 

Gigi bertumpuk dan Ortodontis

  • Gigi bertumpuk dapat mengarah kepada masalah gigi lainnya, bagi remaja yang mengalaminya, biasanya mengikuti perawatan Ortodontis (seperti menggunakan kawat gigi).
  • Bila anak Anda sudah menggunakan kawat gigi, sangatlah penting agar mereka membersihkan gigi secara keseluruhan setiap hari. Kawat gigi dapat membuat makanan dan sisi makanan terperangkap dan sangkut, akibatnya menambah kemungkinan kerusakan pada gigi. Ahli Ortodontis ataupun dokter gigi dapat memandu Anda untuk menggunakan alat dan sikat khusus untuk membersihkan gigi dan gusi ketika anak menggunakan kawat gigi.

 

Kembali ke atas

 

Gigi Bungsu

  • Gigi bungsu adalah gigi tetap terakhir yang akan tumbuh berjumlah 4 buah di tiap ujung-ujung dalam mulut. Kemunculannya ketika anak berusia di akhir-akhir belasan tahun bahkan awal dua puluhan.
  • Gigi bungsu dapat menyebabkan masalah; contohnya, bila rahang anak berukuran kecil sehingga tak dapat mengakomodasi gigi bungsu yang akan tumbuh, maka tumbuhnya gigi bungsu tersebut akan berdempetan ( tak tumbuh secara sempurna) bahkan tumbuh menyamping.
  • Disaat gigi bungsu baru muncul setengah juga kerap menyebabkan masalah, sebab hal itu mengakibatkan ruang terbuka pada gusi sehingga rentan infeksi. Inilah alasan pentingnya membersihkan wilayah dis eputar gigi bungsu.
  • Usahakanlah membawa anak Anda ke dokter gigi di usia pertengahan atau akhir belasan tahun mereka untuk mengontrol posisi pertumbuhan gigi bungsu. Terutama bila mereka mengeluhkan rasa sakit di seputar wilayah tersebut.

 

Kembali ke atas

 

Merokok

  • Di usia remaja, banyak anak yang mencoba-coba untuk merokok. Tentu saja hal ini merugikan kesehatan secara umum, tapi tahukah anda kalau merokok juga merusak kesehatan mulut mereka?
  • Merokok dapat memperparah penyakit gusi, mengakibatkan gusi bergeser sehingga meningkatkan resiko kanker mulut. Merokok juga dapat membuat noda pada gigi, nafas berbau tak sedap serta kehilangan rasa penciuman dan rasa pengecap.
  • Jangan hanya mengeluh pada anak remaja Anda, cobalah cara ini. Para remaja cenderung menghentikan kebiasaan merokok mereka bila telah merasakan efek merokok pada penampilan gigi yang tak bersih atau nafas yang berbau daripada efek jangka panjang seperti pada kesehatan organ vital mereka. Di usia mereka ini, remaja akan cenderung lebih memilih penampilan dan interaksi sosial yang optimal daripada hal-hal yang menjauhkan dari kedua hal tersebut.
  • Dokter dan dokter gigi Anda mungkin mampu membantu menghentikan kebiasaan merokok anak Anda.

 

Kembali ke atas

APA YANG HARUS DILAKUKAN?

Kesehatan mulut

Hal yang terpenting adalah memastikan anak menyikat gigi mereka 2 kali sehari menggunakan pasta gigi berfluoride, sekali di pagi hari dan sekali di malam hari sebelum tidur.

Remaja seharusnya menyikat gigi mereka tanpa bantuan atau tanpa harus diawasi. Namun sekali waktu boleh juga diperiksa untuk memastikan, terutama bagi mereka yang menggunakan kawat gigi.

  • Anda seharusnya mendorong anak untuk menggunakan sikat gigi orang dewasa, dengan penggunaan pasta gigi sesuai takaran orang dewasa dan menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari: sekali di pagi hari dan sekali lagi dimalam hari sebelum tidur.
  • Gunakanlah pasta gigi biasa dengan takaran fluoride untuk orang dewasa.
  • Jelaskan kepada anak Anda cara menyikat gigi yang benar serta alasan pentingnya menyikat gigi secara teratur. Periksalah apakah mereka telah menyikat dengan baik dan sarankan kepada mereka untuk menggunakan alat pengukur plak agar mereka bisa melihat sendiri bagian gigi yang terlewatkan.
  • Ingatkan anak Anda untuk menyikat giginya dengan lembut tapi pasti dan jangan lupa menyikat gusi.
  • Amati anak Anda menyikat gigi secara sistematik. Mulailah dari gigi yang ujung hingga yang paling depan, yang bagian luar baru yang bagian dalam. Bertahap mereka akan menyelesaikannya berturut-turut ¼ bagian gigi hingga selesai. Ingatkan pula untuk menyikat bagian gigi yang digunakan untuk menggigit, karena disitulah wilayah rentan dan kemungkinan besar terjadinya kerusakan gigi. Butuh waktu lama untuk membersihan semua gigi, cobalah mengatur waktu menyikat gigi selama 2 menit, perhatikan apakah mereka dapat menyelesaikannya dengan baik.
  • Doronglah anak untuk membersihkan lidah menggunakan sikat gigi. Banyak plak dan bakteri yang hidup pada lidah kita, itulah sebabnya lidahpun perlu dibersihkan secara teratur.
  • Bicarakan pada dokter gigi anda untuk informasi lebih lanjut cara menjaga gigi anak agar tetap bersih.

 

Kembali ke atas

 

Diet Sehat

Kebiasaan mengonsumsi makanan sehat dapat membantu menjaga kesehatan gigi dan gusi.

  • Jadilah contoh untuk anak Anda, mereka biasanya ingin memakan makanan yang sama seperti teman-teman mereka, tapi Anda pun masih bisa mempengaruhi mereka, maka berilah contoh yang baik. Bila anda mengonsumsi makanan yang sehat di rumah, anak akan merasa terbiasa dengan makanan tersebut.
  • Memang sulit untuk menghindari semua makanan yang memiliki kencenderungan merusak gigi ; kuncinya adalah menjaga keseimbangan. Nikmatilah makanan yang seperti itu sebagai bagian dari makanan Anda, bukan mengonsumsinya di sela-sela waktu makan. Batasi pula makananan yang paling merusak seperti yang lengket-lengket, makanan manis dan minuman bersoda.
  • Jelaskan kepada mereka pentingnya melindungi kesehatan gigi dan mulut. Kudapan yang lengket, bergula atau minuman mengandung asam dapat merusak kesehatan gigi dan mulut. Mengonsumsinya disela-sela waktu makan dapat menyebabkan kerusakan. Doronglah anak Anda agar memakan kudapan bersamaan saat makan untuk menjaga gigi agar tetap sehat. Jelaskan pula alasan kenapa mereka harus menyikat gigi setidaknya 2 kali sehari setiap pagi hari setelah sarapan dan sebelum tidur, agar kesehatan gigi dan gusi mereka selalu terjaga.

 

Back to top

 

 

Klik disini untuk kembali ke daftar artikel.

*FDI dan PDGI memberitahu bahwa dengan menyikat gigi dua kali sehari dengan pasta gigi ber-fluoride memberikan manfaat yang baik untuk kesehatan gigi dan mulut.